(2) Hilang
“Agra...” teriakku sesak menahan rindu
Agra mendekatiku dan duduk di sampingku sambil tersenyum memandangi danau didepannya.
“Bagus yah danaunya” Agra memulai pembicaraan
“Ah.. iya” jawabku kaku
“Oh ya, kamu kok bisa disini Agra?” tanyaku spontan
“Mmhh... aku sedang melakukan study banding di kampus ini, aku sempat bertemu ibu mu dan ibumu memberitahuku bahwa kamu kuliah disini dan dengan sengaja aku mencarimu”
Bagai memakai sayap ingin terbang rasanya, hatiku terus berbunga bunga mendengar ucapannya yang seolah olah merindukanku
“Kamu rindu aku”
" Setiap saat aku merindukanmu Rey"
"Bukan hanya tentang rindu, tapi tentang rasa yang khawatir memudar diantara kita" sambung Agra
"Karna orang baru?" Tanyaku
Belum sempat Agra menjawab seorang wanita menghampiri aku dan Agra dan menarik tangan Agra
" Agra, dosen pembimbing kita sudah menunggu. Aku mencarimu sulit sekali" wanita tersebut berbicara sambil menarik Agra
"Aku akan menemuimu lain waktu" teriak Agra dikejauhan
Beribu pertanyaan muncul di otakku tentang kalimat kalimat yang diutarakan Agra.
Aku berusaha melupakan segala yang pernah aku rasakan. Masa lalu itu tiba tiba muncul yang padahal aku sudah berusaha melupakannya.
Aku segera meninggalkan taman menuju kelas, segera hal tadi kulupakan.
Bersambung.....
Day2#60HM#penulisbestseller
Komentar
Posting Komentar